Budidaya Ikan Bandeng Dengan Teknik Stunting

Budidaya Ikan Bandeng Dengan Teknik Stunting
Budidaya Ikan Bandeng Dengan Teknik Stunting

PupukTambak - Budidaya ikan bandeng masih bisa diperhitungkan untuk mendapatkan penghasilan yang tidak bisa dibilang sedikit. Ikan air payau ini sudah terkenal dengan daya tahan tubuhnya agar tidak mudah terserang penyakit. Selain itu, ikan bandeng juga termasuk dalam golongan ikan yang dapat tumbuh dengan cepat. Rata-rata waktu panen yang dibutuhkan untuk budidaya ikan ini sekitar 6 bulan sejak pertama kali menaruh benih.

Pada umumnya, teknik yang digunakan masih tradisional dan seputar itu-itu saja, tidak ada yang khusus dalam pengelolaan budidaya tersebut. Namun kali ini kami akan memberikan informasi yang cukup menarik, yaitu budidaya bandeng dengan menggunakan teknik stunting.

Budidaya Ikan Bandeng Dengan Teknik Stunting

Apa Itu Teknik Stunting?

Jika dilihat dari namanya, stunting merupakan proses pengerdilan. Anda biasa melihat tanaman bonsai yang dikerdilkan, namun bukan seperti itu caranya. Teknik ini sebenarnya sudah ada sejak beberapa tahun lalu, namun masih belum banyak yang menggunakan teknik ini karena keterbatasan lahan yang dimiliki.

Cara umum yang dilakukan apabila menggunakan teknik stunting adalah memisahkan ikan bandeng dalam dua kategori. Yang pertama, ikan bandeng yang masih berupa nener ditaruh pada lahan tersendiri, kemudian jika sudah beranjak dewasa, ikan tersebut dipisahkan pada lahan lain yang sudah disediakan, atau biasa disebut dengan tambak pembesaran.

Antara lahan awal dan lahan pembesaran diletakkan berdampingan. Hal ini akan memudahkan pemindahan ikan setelah dilakukan pengerdilan. Setidaknya, ukuran tanah yang ideal untuk menggunakan teknik ini sekitar 1000 meter persegi untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Proses yang dilakukan untuk teknik stunting juga sama dengan proses dengan teknik pada umumnya. Anda harus mempersiapkan lahan dan juga membersihkannya sebelum dipakai. Setelah itu, anda harus melakukan pemupukan yang bertujuan untuk mengembangbiakkan mikroorganisme sebagai pakan nener.

Hal yang juga harus diperhatikan adalah dari segi makanannya. Usahakan memberikan pakan terbaik agar bandeng dapat mudah berkembang lebih cepat. Perhatikan pola makan yang diberikan, umumnya ikan bandeng diberi makan 2 kali dalam sehari.

Namun untuk melakukan teknik ini, lokasi adalah faktor penting yang harus diperhitungkan. Jika memungkinkan, anda bisa menggunakan lokasi yang jauh dari area industri dan juga terbebas dari ancaman banjir.

Kelebihan Teknik Stunting

Jika dilihat dari pola pembudidayaannya, maka ada beberapa kelebihan yang seharusnya didapatkan. Berikut adalah 2 kelebihan utama yang dapat kami berikan.

1. Ikan Bandeng Cepat Besar

Dengan teknik stunting atau pengerdilan, bisa juga diartikan dengan pemisahan, maka kemungkinan bandeng dapat tumbuh lebih cepat. Hal ini terjadi karena setelah proses pengerdilan, bandeng akan dipisahkan ditempat yang berbeda. Hal tersebut akhirnya dapat memberikan keleluasaan bagi ikan untuk bergerak. Selain itu, kada oksigen yang didapatkan juga lebih banyak karena ikan yang ada didalamnya semakin berkurang setelah dipisahkan.

Faktor lainnya adalah dari segi makanan. Ikan bandeng akan mendapat pasokan makanan berlebih ketika masih berupa nener. Hal itu terjadi karena tingkat persaingannya juga sudah berkurang.

2. Memungkinkan Panen Lebih Cepat

Ketika budidaya ikan bandeng cepat besar, maka sudah seharusnya anda akan cepat melakukan panen. Bahkan study percobaan yang dilakukan di kabupaten Pinrang, mereka dapat memanen bandeng empat kali dalam setahun ketika menggunakan teknik stunting ini.

Apakah anda tertarik dengan budidaya bandeng dengan menggunakan teknik stunting? Jika dilihat dari potensinya, maka kami yakin bahwa anda sangat tertarik untuk menggunakannya. Namun ada sedikit kekurangan dari teknik yang satu ini, yaitu anda harus mempersiapkan lahan yang lebih luas dari cara tradisional pada umumnya.

Tags:
Whatsapp Facebook Pinterest Twitter Linkedin Digg this

Postingan Terkait

40 Hari Panen Udang Windu Dengan Pakan Alami Phronima

Artikel April 11, 2022

Cara Budidaya Udang Windu Agar Dapatkan Hasil Panen Berkualitas

Artikel Juni 10, 2022

Dipasena, Tambak Udang Terbesar di Asia Tenggara

Artikel Juni 13, 2022

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

❭❭Informasi Penting Lainnya

Tambak Udang Terbesar di Asia Tenggara

Dipasena, Tambak Udang Terbesar di Asia Tenggara

Artikel Juni 13, 2022
Cara Mengendalikan Penyakit Berak Putih Pada Udang Vaname

Cara Mengendalikan Penyakit Berak Putih Pada Udang Vaname

Artikel Juni 28, 2021
Cara Pemupukan Tambak Udang

Teknik Pemupukan Tambak Udang yang Tepat

Artikel Agustus 08, 2022
Analisa Modal Usaha Tambak Lele yang Perlu Diketahui

Analisa Modal Usaha Tambak Lele yang Perlu Diketahui

Budidaya Lele Agustus 11, 2022
Tahapan Panen Udang Vaname Organik

Tahapan Panen Udang Vaname Organik

Teknis Budidaya Juni 03, 2021
Cara Budidaya Ikan Bandeng di Kolam Terpal

Cara Budidaya Ikan Bandeng di Kolam Terpal

Artikel Juli 11, 2022
error: Ups....!!!